Pengertian
E-Commerce
Definisi E-Commerce menurut
Laudon & Laudon (1998), E-Commerce adalah suatu proses membeli dan menjual
produk-produk secara elektronik oleh konsumen dan dari perusahaan ke perusahaan
dengan computer sebagai perantara transaksi bisnis.
E-Commerce atau yang biasa disebut juga dengan istilah Ecom atau Emmerce
atau EC merupakan pertukaran bisnis yang rutin dengan menggunakan transmisi
Electronic Data Interchange (EDI), email, electronic bulletin boards, mesin
faksimili, dan Electronic Funds Transfer yang berkenaan dengan
transaksi-transaksi belanja di Internet shopping,
Stock online dan surat obligasi, download dan
penjualan software, dokumen, grafik, musik, dan lain-lainnya, serta transaksi
Business to Business (B2B). (Wahana Komputer Semarang 2002).
Sedangkan definisi E-Commerce menurut David Baum (1999, pp. 36-34)
yaitu: E-Commerce is a dynamic set of technologies, applications, and bussines
process that link enterprises, consumers, and communities through electronics
transactions and the electronic exchange of goods, services, and informations.
Diterjemahkan oleh Onno. W. Purbo: E-Commerce merupakan satu set dinamis
teknologi, aplikasi, dan proses bisnis yang menghubungkan perusahaan, konsumen,
dan komunitas tertentu melalui transaksi elektronik dan perdagangan barang,
pelavanan, dan informasi yang dilakukan secara elektronik.
Jenis-jenis
E-Commerce
Kegiatan E-Commerce mencakup banyak hal, untuk membedakannya E-Commerce
dibedakan menjadi 2 berdasarkan karakteristiknya:
1. Business to Business, karakteristiknya:
• Trading partners yang sudah saling mengetahui dan antara mereka sudah
terjalin hubungan yang berlangsung cukup lama.
• Pertukaran data dilakukan secara berulang-ulang dan berkala dengan
format data yang telah disepakati bersama.
• Salah satu pelaku tidak harus menunggu rekan mereka lainnya untuk
mengirimkan data.
• Model yang umum digunakan adalah peer to peer, di mana processing
intelligence dapat didistribusikan di kedua pelaku bisnis.
2. Business to Consumer, karakteristiknya:
• Terbuka untuk umum, di mana informasi disebarkan secra umum pula.
• Servis yang digunakan juga bersifat umum, sehingga dapat digunakan oleh orang
banyak.
• Servis yang digunakan berdasarkan permintaan.
Aktivitas e-commerce
Tidak semua
aktivitas yang dilakukan di duniamaya termasuk dalam kategori e-commerce.
Beberapa aktivitas berikut adalah contoh proses yang biasa berlangsung dalam dunia e-commerce.
– mobile
commerce
– transfer dana
elektronik (pembayaran elektronik atas pembelian barang/jasa)
– menjangkau
konsumen dan target potensial melalui email (misalnyanewsletter)
– proses transaksi online
– pertukaran data
elektronik untuk kebutuhan transaksi bisnis
– sistem manajemen
inventaris
– sistem
pengumpulan data otomatis (misalnya demografi) melalui website dan jejaring sosial
– transaksi jual
beli di online marketplace
– mengembangkan toko online dalam website melalui
katalog online, dan keranjang belanja
Perbedaan e-commerce dengan e-business
Ebusiness
Banyak sekali pihak yang mengaburkan pemahaman e-commerce dengan e-business.
Semua kegiatan bisnis melalui internet dikategorikan sebagai e-commerce,
padahal sebenarnya tidak. Terdapat perbedaan mendasar antara e-commerce dengan e-business,
yaitu:
· pada e-commerce, teknologi komunikasi dan
informasi digunakan dalam transaksi antar perusahaan/organisasi, serta
transaksi antara bisnis dengan individu (business to consumer).
Penggunaan teknologi ini berorientasi pada tujuan profit/komersil.
· pada e-business, teknologi komunikasi dan
informasi lebih digunakan untuk mengembangkan organisasi bisnis. Teknologi
komunikasi dan informasi diberdayakan untuk memperlancar proses organisasi
dalam bisnis, baik bisnis komersil, non komersil, hingga pemerintahan. Jadi, dalam e-business juga
ada e-commerce namun lebih luas lagi hingga ke seluruh
pengembangan organisasi bisnis tersebut.
Situs e-commerce terbesar di dunia
Saat ini telah banyak bisnis e-commerce yang
sangat berkembang pesat. Berikut ini adalah beberapa situs e-commerce terbesar
di dunia.
1.
Amazon.com Inc. (Amerika Serikat)
2.
JD.com Inc
3.
Wal-Mart Stores Inc. (Amerika Serikat)
4.
eBay Inc. (Amerika Serikat)
5.
Otto Group (Jerman)
6.
Alibaba Group (China)
7.
Casino Cnova (Perancis)
8.
Tesco (Inggris)
9.
Rakuten (Jepang)
10. Best
Buy (Amerika Serikat)
Tujuan
Menggunakan E-Commerce dalam Dunia Bisnis
Tujuan suatu perusahaan menggunakan sistim E-Commerce adalah dengan menggunakan
E-Commerce maka perusahaan dapat lebih efisien dan efektif dalam meningkatkan
keuntungannya.
Mantaat Menggunakan E-Commerce dalam Dunia Bisnis
Manfaat dalam menggunakan E-Commerce dalam suatu perusahaan sebagai sistem
transaksi adalah:
a. Dapat meningkatkan market exposure (pangsa pasar).
Transaksi on-line yang membuat semua orang di seluruh dunia dapat memesan dan
membeli produk yang dijual
hanya dengan melalui media computer dan tidak terbatas jarak dan waktu.
b. Menurunkan biaya operasional
(operating cost).
Transaksi E-Commerce adalah transaksi yang sebagian besar operasionalnya
diprogram di dalam komputer sehingga biaya-biaya seperti showroom, bebangaji yang berlebihan,
dan lain-lain tidak perlu terjadi
c. Melebarkan jangkauan (global reach).
Transaksi on-line yang dapat diakses oleh semua orang di dunia tidak terbatas
tempat dan waktu karena semua orang dapat mengaksesnya hanya dengan menggunakan
media perantara komputer.
d. Meningkatkan customer loyalty.
Ini disebabkan karena sistem transaksi E-Commerce menyediakan informasi secara
lengkap dan informasi tersebut dapat diakses setiap waktu selain itu dalam hal
pembelian juga dapat dilakukan setiap waktu bahkan konsumen dapat memilih
sendiri produk yang dia inginkan.
e. Meningkatkan supply management.
Transaksi E-Commerce menyebabkan pengefisienan biaya operasional pada
perusahaan terutama pada jumlah karyawan dan jumlah stok barang yang tersedia
sehingga untuk lebih menyempurnakan pengefisienan biaya tersebut maka sistem
supply management yang baik harus ditingkatkan.
f Memperpendek waktu produksi.
Pada suatu perusahaan yang terdiri dari berbagai divisi atau sebuah distributor
di mana dalam pemesanan bahan baku atau produk yang akan dijual apabila
kehabisan barang dapat memesannya setiap waktu karena on-line serta akan lebih
cepat dan teratur karena semuanya secara langsung terprogram dalam komputer.
Pernyataan-pernyataan Onno W. Purbo di atas juga didukung oleh permyataan Laura
Mannisto (International Telecommunication Union, Asia and the Future of the
World Economic System, 18 March 1999, London), yaitu:
a. Ketersediaan informasi yang lebih banyak dan mudah diakses Ketersediaan
informasi produksi dan harga dapat diakses oleh pembeli, penjual, produsen dan
distributor.
b. Globalisasi Produksi, distribusi dan layanan konsumen : jarak dan waktu
relatif lebih pendek, sehingga perusahaan dapat berhubungan dengan rekan bisnis
di lain negara dan melayani konsumen lebih cepat. Produsen dapat memilih tempat
untuk memproduksi dan melayani konsumen tidak tergantung dimana konsumen itu
berada. Perusahaan yang berada di negara berpendapatan rendah dapat mengakses
informasi dan membuat kontak bisnis tanpa harus mengeluarkan biaya tinggi.
c. Mengurangi biaya transaksi dengan adanya system order, pembayaran dan
logistik secara online dan otomatis.
Ancaman Menggunakan E-Commerce (Threats)
Threats merupakan kemungkinan-kemungkinan munculnya kejadian yang dapat
membahayakan asset-aset yang berharga.
Ada beberapa bentuk ancaman yang mungkin terjadi:
• System Penetration
Orang-orang yang tidak berhak melakukan akses ke system computer dapat dan
diperbolehkan melakukan segala sesuatu sesuai dengan keinginannya.
• Authorization Violation
Pelanggaran atau penyalahgunaan wewenang legal yang dimiliki seseorang yang
berhak mengakses sebuah sistim.
• Planting
Memasukan sesuatu ke dalam sebuah system yang dianggap legal tetapi belum tentu
legal di masa yang akan datang.
• Communications Monitoring
Seseorang dapat mernantau semua infonnasi rahasia dengan melakukan monitoring
komunikasi sederhana di sebuah tempat pada jaringan komunikasi.
• Communications Tampering
Segala hal yang membahayakan kerahasiaan informasi seseorang tanpa melakukan
penetrasi, seperti mengubah infonnasi transaksi di tengah jalan atau membuat
sistim server palsu yang dapat menipu banyak orang untuk memberikan infonnasi
rahasia mereka secara sukarela.
• Denial of service
Menghalangi seseorang dalam mengakses informasi, sumber, dan
fasilitas-fasilitas lainnya.
• Repudiation
Penolakan terhadap sebuah aktivitas transaksi atau sebuah komunikasi baik
secara sengaja maupun tidak disengaja.
Kesimpulan
E-commerce merupakan
sebuah aktivitas bisnis online yang berfokus pada transaksi
jual-beli barang/jasa, bertujuan mencapai profit/nilai komersil, dengan
memanfaatkan teknologi komunikasi dan informasi melalui jaringan komputer.
E-commerce sendiri terbagi
dalam beberapa jenis berdasarkan lingkup/pelaku transaksi. Terdapat perbedaan
signifikan antarae-commerce dengan e-business pada
fokus tujuan pemanfaatan teknologinya. Untuk mencapai kesuksesan dalam
bidang bisnis e–commerce ini, kita bisa
mempelajarinya dari 10 perusahaan e-commerce terbesar di
dunia.
Sumber
Artikel
http://www.agateseo.com/bingung-apa-itu-e-commerce-berikut-penjelasannya/
Review Apa Itu E-Commerce
√. Keuntungan
dari E-Commerce
Dengan adanya Teknologi E-Commerce ini akan mempermudah
mengakses informasi baik bagi organisasi ataupun perusahaan, tanpa harus
terbentur pada batasan negara karena hal ini dapat menciptakan sebuah lembaga
multinasional virtual, di samping itu biaya operasional dapat di hemat, dan
batasan waktu kerja dapat di atasi karena dijalakan secara on-line melalui
internet yang selalu beroperasi setiap hari.
Bagi konsumen
a. Akses penuh 24 jam / 7 hari
Konsumen dapat berbelanja atau mengolah bernagai transaksi lain dalam 24 jam sepanjang
hari, sepanjang tahun.
b. Lebih banyak pilihan
Konsumen tidak hanya memiliki sekumpulan produk yang bisa dipilih, namun juga
daftar supplier internasional sehingga konsumen memiliki pilihan produk yang
lebih banyak.
c.
Perbandingan harga
Konsumen dapat berbelanja di seluruh dunia dan membandingkan harganya dengan
mengunjungi berbagai situs yang berbeda atau dengan mengunjungi sebuah website
tunggal yang menampilkan berbagai harga dari sejumlah provider.
Bagi masyarakat
a. Praktek kerja yang lebih fleksibel
E-commerce memungkinkan masyarakat bisa lebih fleksibel dalam menentukan tempat
bekerja, misalnya mereka dapat bekerja dari rumahnya masing-saing tanpa harus
pergi ke kantor.
b.
Terhubungnya masyarakat dengan masyarakat lain
Masyarakat di negara berkembang dapat mengakses dan menikmati produk, layanan,
dan informasi yang mungkin sulit mereka temukan di daerahnya.
c. Kemudahan akses fasilitas publik
Masyarakat dengan mudah dapat memanfaatkan layanan publik, misalnya layanan
kesehatan dan konsultasi serta pembelian resep dokter dengan mengunjungi
internet.
√ Kekurangan
E-commerce
Walaupun adanya E-Commerce memberi banyak keuntungan, masih terdapat berbagai
kekurangan dari E-Commerce.
System
keamanan rentan diserang karena data bisa dihack, persaingan tidak sehat karena
dapat memicu terjadinya tindakan ilegal yaitu penjiplakan ide dan perang harga.
Bagi konsumen
a. Perlunya keahlian komputer
Tanpa menguasai keahlian computer, mustahil konsumen dapat berpartisipasi dalam
e-commerce. Pengetahuan dasar computer diperlukan, antara lain pengetahuan
mengenai internet dan web.
b.
Biaya tambahan untuk mengakses internet
Untuk ikut serta dalam e-commerce dibutuhkan koneksi internet yang tentu saja
menambah pos pengeluaran bagi konsumen.
c. Biaya peralatan komputer
Komputer diperlukan untuk mengakses internet, tentu saja dibutuhkan biaya untuk
mendapatkannya. Perkembangan komputer yang sangat pesat menyarankan konsumen
untuk juga mengupdate peralatannya apabila tidak ingin ketinggalan teknologi.
d.
Risiko bocornya privasi dan data pribadi
Segala hal mungkin terjadi saat konsumen mangakses internet untuk menjalankan ¬
e-commerce, termasuk risiko bocornya data pribadi karena ulah orang lain yang
ingin membobol sistem.
e.
Berkurangnya rasa kepercayaan karena konsumen berinteraksi hanya dengan komputer.
Bagi masyarakat
a. Berkurangnya interaksi antar manusia
Karena masyarakat lebih sering berinteraksi secara elektronik, dimungkinkan
terjadi berkurangnya kemampuan sosial dan personal manusia untuk bersosialisasi
dengan orang lain secara langsung.
b. Kesenjangan sosial
Terdapat bahaya potensial karena dapat terjadi kesenjangan sosial antara
orang-orang yang memiliki kemampuan teknis dalam e-commerce dengan yang tidak,
yang memiliki keahlian digaji lebih tinggi daripada yang tidak.
d. Sulitnya mengatur internet
Sejumlah kriminalitas telah terjadi di internet dan banyak yang tidak
terdeteksi. Karena jumlah jaringan yang terus berkembang semakin luas dan
jumlah pengguna yang semakin banyak, seringkali membuat pihak berwenang
kesulitan dalam membuat peraturan untuk internet.
√. Kritik
Dengan adanya Teknologi
E-Commerce seperti ini diminta kepada masyarakat untuk lebih memahami aturan atau cara pakai dari Teknologi
E-Commerce tersebut, supaya dapat digunakan sesuai kebutuhannya.
√. Saran
.Teknologi internet
sebagai sarana e-commerce yang dikatakan cukup berhasil, dan ini bisa terus
dikembangkan dan diinovasi agar nantinya menjadi pelengkap dalam dunia
perekonomian dan perniagaan di Indonesia.
Serta kita bisa
bersaing dengan perusahaan lain dalam lingkup yang besar bahkan bisa bersaing
dengan perusahaan-perusahaan yang di luar negeri atau negara lain. Tidak hanya
digunakan sebagai kepentingan bertransaksi jual beli saja, namun bisa juga
sebagai sarana memperkenalkan produk dalam negeri Indonesia dan
budaya asli Indonesia di kancah internasional.
Pengertian
E-Commerce
Definisi E-Commerce menurut
Laudon & Laudon (1998), E-Commerce adalah suatu proses membeli dan menjual
produk-produk secara elektronik oleh konsumen dan dari perusahaan ke perusahaan
dengan computer sebagai perantara transaksi bisnis.
E-Commerce atau yang biasa disebut juga dengan istilah Ecom atau Emmerce
atau EC merupakan pertukaran bisnis yang rutin dengan menggunakan transmisi
Electronic Data Interchange (EDI), email, electronic bulletin boards, mesin
faksimili, dan Electronic Funds Transfer yang berkenaan dengan
transaksi-transaksi belanja di Internet shopping,
Stock online dan surat obligasi, download dan
penjualan software, dokumen, grafik, musik, dan lain-lainnya, serta transaksi
Business to Business (B2B). (Wahana Komputer Semarang 2002).
Sedangkan definisi E-Commerce menurut David Baum (1999, pp. 36-34)
yaitu: E-Commerce is a dynamic set of technologies, applications, and bussines
process that link enterprises, consumers, and communities through electronics
transactions and the electronic exchange of goods, services, and informations.
Diterjemahkan oleh Onno. W. Purbo: E-Commerce merupakan satu set dinamis
teknologi, aplikasi, dan proses bisnis yang menghubungkan perusahaan, konsumen,
dan komunitas tertentu melalui transaksi elektronik dan perdagangan barang,
pelavanan, dan informasi yang dilakukan secara elektronik.
Jenis-jenis
E-Commerce
Kegiatan E-Commerce mencakup banyak hal, untuk membedakannya E-Commerce
dibedakan menjadi 2 berdasarkan karakteristiknya:
1. Business to Business, karakteristiknya:
• Trading partners yang sudah saling mengetahui dan antara mereka sudah
terjalin hubungan yang berlangsung cukup lama.
• Pertukaran data dilakukan secara berulang-ulang dan berkala dengan
format data yang telah disepakati bersama.
• Salah satu pelaku tidak harus menunggu rekan mereka lainnya untuk
mengirimkan data.
• Model yang umum digunakan adalah peer to peer, di mana processing
intelligence dapat didistribusikan di kedua pelaku bisnis.
2. Business to Consumer, karakteristiknya:
• Terbuka untuk umum, di mana informasi disebarkan secra umum pula.
• Servis yang digunakan juga bersifat umum, sehingga dapat digunakan oleh orang banyak.
• Servis yang digunakan berdasarkan permintaan.
Aktivitas e-commerce
Tidak semua aktivitas yang dilakukan di duniamaya termasuk dalam kategori e-commerce. Beberapa aktivitas berikut adalah contoh proses yang biasa berlangsung dalam dunia e-commerce.
Tidak semua aktivitas yang dilakukan di duniamaya termasuk dalam kategori e-commerce. Beberapa aktivitas berikut adalah contoh proses yang biasa berlangsung dalam dunia e-commerce.
– mobile
commerce
– transfer dana
elektronik (pembayaran elektronik atas pembelian barang/jasa)
– menjangkau
konsumen dan target potensial melalui email (misalnyanewsletter)
– proses transaksi online
– pertukaran data
elektronik untuk kebutuhan transaksi bisnis
– sistem manajemen
inventaris
– transaksi jual
beli di online marketplace
– mengembangkan toko online dalam website melalui
katalog online, dan keranjang belanja
Perbedaan e-commerce dengan e-business
Ebusiness
Banyak sekali pihak yang mengaburkan pemahaman e-commerce dengan e-business.
Semua kegiatan bisnis melalui internet dikategorikan sebagai e-commerce,
padahal sebenarnya tidak. Terdapat perbedaan mendasar antara e-commerce dengan e-business,
yaitu:
· pada e-commerce, teknologi komunikasi dan
informasi digunakan dalam transaksi antar perusahaan/organisasi, serta
transaksi antara bisnis dengan individu (business to consumer).
Penggunaan teknologi ini berorientasi pada tujuan profit/komersil.
· pada e-business, teknologi komunikasi dan
informasi lebih digunakan untuk mengembangkan organisasi bisnis. Teknologi
komunikasi dan informasi diberdayakan untuk memperlancar proses organisasi
dalam bisnis, baik bisnis komersil, non komersil, hingga pemerintahan. Jadi, dalam e-business juga
ada e-commerce namun lebih luas lagi hingga ke seluruh
pengembangan organisasi bisnis tersebut.
Situs e-commerce terbesar di dunia
Saat ini telah banyak bisnis e-commerce yang
sangat berkembang pesat. Berikut ini adalah beberapa situs e-commerce terbesar
di dunia.
1.
Amazon.com Inc. (Amerika Serikat)
2.
JD.com Inc
3.
Wal-Mart Stores Inc. (Amerika Serikat)
4.
eBay Inc. (Amerika Serikat)
5.
Otto Group (Jerman)
6.
Alibaba Group (China)
7.
Casino Cnova (Perancis)
8.
Tesco (Inggris)
9.
Rakuten (Jepang)
10. Best
Buy (Amerika Serikat)
Tujuan Menggunakan E-Commerce dalam Dunia Bisnis
Tujuan suatu perusahaan menggunakan sistim E-Commerce adalah dengan menggunakan E-Commerce maka perusahaan dapat lebih efisien dan efektif dalam meningkatkan keuntungannya.
Mantaat Menggunakan E-Commerce dalam Dunia Bisnis
Manfaat dalam menggunakan E-Commerce dalam suatu perusahaan sebagai sistem transaksi adalah:
a. Dapat meningkatkan market exposure (pangsa pasar).
Transaksi on-line yang membuat semua orang di seluruh dunia dapat memesan dan membeli produk yang dijual hanya dengan melalui media computer dan tidak terbatas jarak dan waktu.
b. Menurunkan biaya operasional (operating cost).
Transaksi E-Commerce adalah transaksi yang sebagian besar operasionalnya diprogram di dalam komputer sehingga biaya-biaya seperti showroom, bebangaji yang berlebihan, dan lain-lain tidak perlu terjadi
c. Melebarkan jangkauan (global reach).
Transaksi on-line yang dapat diakses oleh semua orang di dunia tidak terbatas tempat dan waktu karena semua orang dapat mengaksesnya hanya dengan menggunakan media perantara komputer.
d. Meningkatkan customer loyalty.
Ini disebabkan karena sistem transaksi E-Commerce menyediakan informasi secara lengkap dan informasi tersebut dapat diakses setiap waktu selain itu dalam hal pembelian juga dapat dilakukan setiap waktu bahkan konsumen dapat memilih sendiri produk yang dia inginkan.
e. Meningkatkan supply management.
Transaksi E-Commerce menyebabkan pengefisienan biaya operasional pada perusahaan terutama pada jumlah karyawan dan jumlah stok barang yang tersedia sehingga untuk lebih menyempurnakan pengefisienan biaya tersebut maka sistem supply management yang baik harus ditingkatkan.
f Memperpendek waktu produksi.
Pada suatu perusahaan yang terdiri dari berbagai divisi atau sebuah distributor di mana dalam pemesanan bahan baku atau produk yang akan dijual apabila kehabisan barang dapat memesannya setiap waktu karena on-line serta akan lebih cepat dan teratur karena semuanya secara langsung terprogram dalam komputer.
Pernyataan-pernyataan Onno W. Purbo di atas juga didukung oleh permyataan Laura Mannisto (International Telecommunication Union, Asia and the Future of the World Economic System, 18 March 1999, London), yaitu:
a. Ketersediaan informasi yang lebih banyak dan mudah diakses Ketersediaan informasi produksi dan harga dapat diakses oleh pembeli, penjual, produsen dan distributor.
b. Globalisasi Produksi, distribusi dan layanan konsumen : jarak dan waktu relatif lebih pendek, sehingga perusahaan dapat berhubungan dengan rekan bisnis di lain negara dan melayani konsumen lebih cepat. Produsen dapat memilih tempat untuk memproduksi dan melayani konsumen tidak tergantung dimana konsumen itu berada. Perusahaan yang berada di negara berpendapatan rendah dapat mengakses informasi dan membuat kontak bisnis tanpa harus mengeluarkan biaya tinggi.
c. Mengurangi biaya transaksi dengan adanya system order, pembayaran dan logistik secara online dan otomatis.
Ancaman Menggunakan E-Commerce (Threats)
Threats merupakan kemungkinan-kemungkinan munculnya kejadian yang dapat membahayakan asset-aset yang berharga.
Ada beberapa bentuk ancaman yang mungkin terjadi:
• System Penetration
Orang-orang yang tidak berhak melakukan akses ke system computer dapat dan diperbolehkan melakukan segala sesuatu sesuai dengan keinginannya.
• Authorization Violation
Pelanggaran atau penyalahgunaan wewenang legal yang dimiliki seseorang yang berhak mengakses sebuah sistim.
• Planting
Memasukan sesuatu ke dalam sebuah system yang dianggap legal tetapi belum tentu legal di masa yang akan datang.
• Communications Monitoring
Seseorang dapat mernantau semua infonnasi rahasia dengan melakukan monitoring komunikasi sederhana di sebuah tempat pada jaringan komunikasi.
• Communications Tampering
Segala hal yang membahayakan kerahasiaan informasi seseorang tanpa melakukan penetrasi, seperti mengubah infonnasi transaksi di tengah jalan atau membuat sistim server palsu yang dapat menipu banyak orang untuk memberikan infonnasi rahasia mereka secara sukarela.
• Denial of service
Menghalangi seseorang dalam mengakses informasi, sumber, dan fasilitas-fasilitas lainnya.
• Repudiation
Penolakan terhadap sebuah aktivitas transaksi atau sebuah komunikasi baik secara sengaja maupun tidak disengaja.
Kesimpulan
E-commerce merupakan
sebuah aktivitas bisnis online yang berfokus pada transaksi
jual-beli barang/jasa, bertujuan mencapai profit/nilai komersil, dengan
memanfaatkan teknologi komunikasi dan informasi melalui jaringan komputer.
E-commerce sendiri terbagi
dalam beberapa jenis berdasarkan lingkup/pelaku transaksi. Terdapat perbedaan
signifikan antarae-commerce dengan e-business pada
fokus tujuan pemanfaatan teknologinya. Untuk mencapai kesuksesan dalam
bidang bisnis e–commerce ini, kita bisa
mempelajarinya dari 10 perusahaan e-commerce terbesar di
dunia.
Sumber
Artikel
http://www.agateseo.com/bingung-apa-itu-e-commerce-berikut-penjelasannya/
Review Apa Itu E-Commerce
√. Keuntungan dari E-Commerce
Review Apa Itu E-Commerce
√. Keuntungan dari E-Commerce
Dengan adanya Teknologi E-Commerce ini akan mempermudah
mengakses informasi baik bagi organisasi ataupun perusahaan, tanpa harus
terbentur pada batasan negara karena hal ini dapat menciptakan sebuah lembaga
multinasional virtual, di samping itu biaya operasional dapat di hemat, dan
batasan waktu kerja dapat di atasi karena dijalakan secara on-line melalui
internet yang selalu beroperasi setiap hari.
Bagi konsumen
a. Akses penuh 24 jam / 7 hari
Konsumen dapat berbelanja atau mengolah bernagai transaksi lain dalam 24 jam sepanjang hari, sepanjang tahun.
b. Lebih banyak pilihan
Konsumen tidak hanya memiliki sekumpulan produk yang bisa dipilih, namun juga daftar supplier internasional sehingga konsumen memiliki pilihan produk yang lebih banyak.
c.
Perbandingan harga
Konsumen dapat berbelanja di seluruh dunia dan membandingkan harganya dengan mengunjungi berbagai situs yang berbeda atau dengan mengunjungi sebuah website tunggal yang menampilkan berbagai harga dari sejumlah provider.
Bagi masyarakat
a. Praktek kerja yang lebih fleksibel
E-commerce memungkinkan masyarakat bisa lebih fleksibel dalam menentukan tempat bekerja, misalnya mereka dapat bekerja dari rumahnya masing-saing tanpa harus pergi ke kantor.
b.
Terhubungnya masyarakat dengan masyarakat lain
Masyarakat di negara berkembang dapat mengakses dan menikmati produk, layanan, dan informasi yang mungkin sulit mereka temukan di daerahnya.
c. Kemudahan akses fasilitas publik
Masyarakat dengan mudah dapat memanfaatkan layanan publik, misalnya layanan kesehatan dan konsultasi serta pembelian resep dokter dengan mengunjungi internet.
√ Kekurangan
E-commerce
Walaupun adanya E-Commerce memberi banyak keuntungan, masih terdapat berbagai kekurangan dari E-Commerce.
System
keamanan rentan diserang karena data bisa dihack, persaingan tidak sehat karena
dapat memicu terjadinya tindakan ilegal yaitu penjiplakan ide dan perang harga.
Bagi konsumen
a. Perlunya keahlian komputer
Tanpa menguasai keahlian computer, mustahil konsumen dapat berpartisipasi dalam e-commerce. Pengetahuan dasar computer diperlukan, antara lain pengetahuan mengenai internet dan web.
b.
Biaya tambahan untuk mengakses internet
Untuk ikut serta dalam e-commerce dibutuhkan koneksi internet yang tentu saja menambah pos pengeluaran bagi konsumen.
c. Biaya peralatan komputer
Komputer diperlukan untuk mengakses internet, tentu saja dibutuhkan biaya untuk mendapatkannya. Perkembangan komputer yang sangat pesat menyarankan konsumen untuk juga mengupdate peralatannya apabila tidak ingin ketinggalan teknologi.
d.
Risiko bocornya privasi dan data pribadi
Segala hal mungkin terjadi saat konsumen mangakses internet untuk menjalankan ¬ e-commerce, termasuk risiko bocornya data pribadi karena ulah orang lain yang ingin membobol sistem.
e.
Berkurangnya rasa kepercayaan karena konsumen berinteraksi hanya dengan komputer.
Bagi masyarakat
a. Berkurangnya interaksi antar manusia
Karena masyarakat lebih sering berinteraksi secara elektronik, dimungkinkan
terjadi berkurangnya kemampuan sosial dan personal manusia untuk bersosialisasi
dengan orang lain secara langsung.
b. Kesenjangan sosial
Terdapat bahaya potensial karena dapat terjadi kesenjangan sosial antara
orang-orang yang memiliki kemampuan teknis dalam e-commerce dengan yang tidak,
yang memiliki keahlian digaji lebih tinggi daripada yang tidak.
d. Sulitnya mengatur internet
Sejumlah kriminalitas telah terjadi di internet dan banyak yang tidak
terdeteksi. Karena jumlah jaringan yang terus berkembang semakin luas dan
jumlah pengguna yang semakin banyak, seringkali membuat pihak berwenang
kesulitan dalam membuat peraturan untuk internet.
√. Kritik
Dengan adanya Teknologi E-Commerce seperti ini diminta kepada masyarakat untuk lebih memahami aturan atau cara pakai dari Teknologi E-Commerce tersebut, supaya dapat digunakan sesuai kebutuhannya.
√. Saran
.Teknologi internet sebagai sarana e-commerce yang dikatakan cukup berhasil, dan ini bisa terus dikembangkan dan diinovasi agar nantinya menjadi pelengkap dalam dunia perekonomian dan perniagaan di Indonesia.
Serta kita bisa bersaing dengan perusahaan lain dalam lingkup yang besar bahkan bisa bersaing dengan perusahaan-perusahaan yang di luar negeri atau negara lain. Tidak hanya digunakan sebagai kepentingan bertransaksi jual beli saja, namun bisa juga sebagai sarana memperkenalkan produk dalam negeri Indonesia dan budaya asli Indonesia di kancah internasional.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar