Senin, 18 April 2016

Apa Itu E-Commerce

Pengertian E-Commerce

Definisi E-Commerce menurut Laudon & Laudon (1998), E-Commerce adalah suatu proses membeli dan menjual produk-produk secara elektronik oleh konsumen dan dari perusahaan ke perusahaan dengan computer sebagai perantara transaksi bisnis.
E-Commerce atau yang biasa disebut juga dengan istilah Ecom atau Emmerce atau EC merupakan pertukaran bisnis yang rutin dengan menggunakan transmisi Electronic Data Interchange (EDI), email, electronic bulletin boards, mesin faksimili, dan Electronic Funds Transfer yang berkenaan dengan transaksi-transaksi belanja di Internet shopping,
Stock online dan surat obligasi, download dan penjualan software, dokumen, grafik, musik, dan lain-lainnya, serta transaksi Business to Business (B2B). (Wahana Komputer Semarang 2002).
Sedangkan definisi E-Commerce menurut David Baum (1999, pp. 36-34) yaitu: E-Commerce is a dynamic set of technologies, applications, and bussines process that link enterprises, consumers, and communities through electronics transactions and the electronic exchange of goods, services, and informations.
Diterjemahkan oleh Onno. W. Purbo: E-Commerce merupakan satu set dinamis teknologi, aplikasi, dan proses bisnis yang menghubungkan perusahaan, konsumen, dan komunitas tertentu melalui transaksi elektronik dan perdagangan barang, pelavanan, dan informasi yang dilakukan secara elektronik.

Jenis-jenis E-Commerce

Kegiatan E-Commerce mencakup banyak hal, untuk membedakannya E-Commerce dibedakan menjadi 2 berdasarkan karakteristiknya:

1. Business to Business, karakteristiknya:
• Trading partners yang sudah saling mengetahui dan antara mereka sudah terjalin hubungan yang berlangsung cukup lama.
• Pertukaran data dilakukan secara berulang-ulang dan berkala dengan format data yang telah disepakati bersama.
• Salah satu pelaku tidak harus menunggu rekan mereka lainnya untuk mengirimkan data.
• Model yang umum digunakan adalah peer to peer, di mana processing intelligence dapat didistribusikan di kedua pelaku bisnis.

2. Business to Consumer, karakteristiknya:
• Terbuka untuk umum, di mana informasi disebarkan secra umum pula.
• Servis yang digunakan juga bersifat umum, sehingga dapat digunakan oleh orang banyak.
• Servis yang digunakan berdasarkan permintaan.

Aktivitas e-commerce

Tidak semua aktivitas yang dilakukan di duniamaya termasuk dalam kategori e-commerce. Beberapa aktivitas berikut adalah contoh proses yang biasa berlangsung dalam dunia e-commerce.
– mobile commerce
– transfer dana elektronik (pembayaran elektronik atas pembelian barang/jasa)
– menjangkau konsumen dan target potensial melalui email (misalnyanewsletter)
– proses transaksi online
– pertukaran data elektronik untuk kebutuhan transaksi bisnis
– sistem manajemen inventaris
– sistem pengumpulan data otomatis (misalnya demografi) melalui website dan jejaring sosial
– transaksi jual beli di online marketplace
– mengembangkan toko online dalam website melalui katalog online, dan keranjang belanja

Perbedaan e-commerce dengan e-business
Ebusiness
Banyak sekali pihak yang mengaburkan pemahaman e-commerce dengan e-business. Semua kegiatan bisnis melalui internet dikategorikan sebagai e-commerce, padahal sebenarnya tidak. Terdapat perbedaan mendasar antara e-commerce dengan e-business, yaitu:
·  pada e-commerce, teknologi komunikasi dan informasi digunakan dalam transaksi antar perusahaan/organisasi, serta transaksi antara bisnis dengan individu (business to consumer). Penggunaan teknologi ini berorientasi pada tujuan profit/komersil.
·    pada e-business, teknologi komunikasi dan informasi lebih digunakan untuk mengembangkan organisasi bisnis. Teknologi komunikasi dan informasi diberdayakan untuk memperlancar proses organisasi dalam bisnis, baik bisnis komersil, non komersil, hingga pemerintahan. Jadi, dalam e-business juga ada e-commerce namun lebih luas lagi hingga ke seluruh pengembangan organisasi bisnis tersebut.
Situs e-commerce terbesar di dunia
Saat ini telah banyak bisnis e-commerce yang sangat berkembang pesat. Berikut ini adalah beberapa situs e-commerce terbesar di dunia.
1.      Amazon.com Inc. (Amerika Serikat)
2.      JD.com Inc
3.      Wal-Mart Stores Inc. (Amerika Serikat)
4.      eBay Inc. (Amerika Serikat)
5.      Otto Group (Jerman)
6.      Alibaba Group (China)
7.      Casino Cnova (Perancis)
8.      Tesco (Inggris)
9.      Rakuten (Jepang)
10.  Best Buy (Amerika Serikat)

Tujuan Menggunakan E-Commerce dalam Dunia Bisnis
Tujuan suatu perusahaan menggunakan sistim E-Commerce adalah dengan menggunakan E-Commerce maka perusahaan dapat lebih efisien dan efektif dalam meningkatkan keuntungannya.

Mantaat Menggunakan E-Commerce dalam Dunia Bisnis
Manfaat dalam menggunakan E-Commerce dalam suatu perusahaan sebagai sistem transaksi adalah:
a. Dapat meningkatkan market exposure (pangsa pasar).
Transaksi on-line yang membuat semua orang di seluruh dunia dapat memesan dan membeli produk yang dijual hanya dengan melalui media computer dan tidak terbatas jarak dan waktu.
b. Menurunkan biaya operasional (operating cost).
Transaksi E-Commerce adalah transaksi yang sebagian besar operasionalnya diprogram di dalam komputer sehingga biaya-biaya seperti showroom, bebangaji yang berlebihan, dan lain-lain tidak perlu terjadi
c. Melebarkan jangkauan (global reach).
Transaksi on-line yang dapat diakses oleh semua orang di dunia tidak terbatas tempat dan waktu karena semua orang dapat mengaksesnya hanya dengan menggunakan media perantara komputer.
d. Meningkatkan customer loyalty.
Ini disebabkan karena sistem transaksi E-Commerce menyediakan informasi secara lengkap dan informasi tersebut dapat diakses setiap waktu selain itu dalam hal pembelian juga dapat dilakukan setiap waktu bahkan konsumen dapat memilih sendiri produk yang dia inginkan.
e. Meningkatkan supply management.
Transaksi E-Commerce menyebabkan pengefisienan biaya operasional pada perusahaan terutama pada jumlah karyawan dan jumlah stok barang yang tersedia sehingga untuk lebih menyempurnakan pengefisienan biaya tersebut maka sistem supply management yang baik harus ditingkatkan.
f Memperpendek waktu produksi.
Pada suatu perusahaan yang terdiri dari berbagai divisi atau sebuah distributor di mana dalam pemesanan bahan baku atau produk yang akan dijual apabila kehabisan barang dapat memesannya setiap waktu karena on-line serta akan lebih cepat dan teratur karena semuanya secara langsung terprogram dalam komputer.
Pernyataan-pernyataan Onno W. Purbo di atas juga didukung oleh permyataan Laura Mannisto (International Telecommunication Union, Asia and the Future of the World Economic System, 18 March 1999, London), yaitu:
a. Ketersediaan informasi yang lebih banyak dan mudah diakses Ketersediaan informasi produksi dan harga dapat diakses oleh pembeli, penjual, produsen dan distributor.
b. Globalisasi Produksi, distribusi dan layanan konsumen : jarak dan waktu relatif lebih pendek, sehingga perusahaan dapat berhubungan dengan rekan bisnis di lain negara dan melayani konsumen lebih cepat. Produsen dapat memilih tempat untuk memproduksi dan melayani konsumen tidak tergantung dimana konsumen itu berada. Perusahaan yang berada di negara berpendapatan rendah dapat mengakses informasi dan membuat kontak bisnis tanpa harus mengeluarkan biaya tinggi.
c. Mengurangi biaya transaksi dengan adanya system order, pembayaran dan logistik secara online dan otomatis.

Ancaman Menggunakan E-Commerce (Threats)

Threats merupakan kemungkinan-kemungkinan munculnya kejadian yang dapat membahayakan asset-aset yang berharga.
Ada beberapa bentuk ancaman yang mungkin terjadi:
• System Penetration
Orang-orang yang tidak berhak melakukan akses ke system computer dapat dan diperbolehkan melakukan segala sesuatu sesuai dengan keinginannya.
• Authorization Violation
Pelanggaran atau penyalahgunaan wewenang legal yang dimiliki seseorang yang berhak mengakses sebuah sistim.
• Planting
Memasukan sesuatu ke dalam sebuah system yang dianggap legal tetapi belum tentu legal di masa yang akan datang.
• Communications Monitoring
Seseorang dapat mernantau semua infonnasi rahasia dengan melakukan monitoring komunikasi sederhana di sebuah tempat pada jaringan komunikasi.
• Communications Tampering
Segala hal yang membahayakan kerahasiaan informasi seseorang tanpa melakukan penetrasi, seperti mengubah infonnasi transaksi di tengah jalan atau membuat sistim server palsu yang dapat menipu banyak orang untuk memberikan infonnasi rahasia mereka secara sukarela.
• Denial of service
Menghalangi seseorang dalam mengakses informasi, sumber, dan fasilitas-fasilitas lainnya.
• Repudiation
Penolakan terhadap sebuah aktivitas transaksi atau sebuah komunikasi baik secara sengaja maupun tidak disengaja.
  Kesimpulan
E-commerce merupakan sebuah aktivitas bisnis online yang berfokus pada transaksi jual-beli barang/jasa, bertujuan mencapai profit/nilai komersil, dengan memanfaatkan teknologi komunikasi dan informasi melalui jaringan komputer. 
E-commerce sendiri terbagi dalam beberapa jenis berdasarkan lingkup/pelaku transaksi. Terdapat perbedaan signifikan antarae-commerce dengan e-business pada fokus tujuan pemanfaatan teknologinya. Untuk mencapai kesuksesan dalam bidang bisnis ecommerce ini, kita bisa mempelajarinya dari 10 perusahaan e-commerce terbesar di dunia.
Sumber Artikel 
http://www.agateseo.com/bingung-apa-itu-e-commerce-berikut-penjelasannya/

                                           Review Apa Itu E-Commerce

√.         Keuntungan dari E-Commerce

Dengan adanya Teknologi E-Commerce ini akan mempermudah mengakses informasi baik bagi organisasi ataupun perusahaan, tanpa harus terbentur pada batasan negara karena hal ini dapat menciptakan sebuah lembaga multinasional virtual, di samping itu biaya operasional dapat di hemat, dan batasan waktu kerja dapat di atasi karena dijalakan secara on-line melalui internet yang selalu beroperasi setiap hari.

Bagi konsumen

a. Akses penuh 24 jam / 7 hari

Konsumen dapat berbelanja atau mengolah bernagai transaksi lain dalam 24 jam sepanjang hari, sepanjang tahun.

b. Lebih banyak pilihan

Konsumen tidak hanya memiliki sekumpulan produk yang bisa dipilih, namun juga daftar supplier internasional sehingga konsumen memiliki pilihan produk yang lebih banyak.

c. Perbandingan harga

Konsumen dapat berbelanja di seluruh dunia dan membandingkan harganya dengan mengunjungi berbagai situs yang berbeda atau dengan mengunjungi sebuah website tunggal yang menampilkan berbagai harga dari sejumlah provider.

Bagi masyarakat

a. Praktek kerja yang lebih fleksibel

E-commerce memungkinkan masyarakat bisa lebih fleksibel dalam menentukan tempat bekerja, misalnya mereka dapat bekerja dari rumahnya masing-saing tanpa harus pergi ke kantor.

b. Terhubungnya masyarakat dengan masyarakat lain

Masyarakat di negara berkembang dapat mengakses dan menikmati produk, layanan, dan informasi yang mungkin sulit mereka temukan di daerahnya.

c. Kemudahan akses fasilitas publik

Masyarakat dengan mudah dapat memanfaatkan layanan publik, misalnya layanan kesehatan dan konsultasi serta pembelian resep dokter dengan mengunjungi internet.

√          Kekurangan E-commerce

Walaupun adanya E-Commerce memberi banyak keuntungan, masih terdapat berbagai kekurangan dari E-Commerce.
System keamanan rentan diserang karena data bisa dihack, persaingan tidak sehat karena dapat memicu terjadinya tindakan ilegal yaitu penjiplakan ide dan perang harga.

Bagi konsumen

a. Perlunya keahlian komputer

Tanpa menguasai keahlian computer, mustahil konsumen dapat berpartisipasi dalam e-commerce. Pengetahuan dasar computer diperlukan, antara lain pengetahuan mengenai internet dan web.

b. Biaya tambahan untuk mengakses internet

Untuk ikut serta dalam e-commerce dibutuhkan koneksi internet yang tentu saja menambah pos pengeluaran bagi konsumen.

c. Biaya peralatan komputer

Komputer diperlukan untuk mengakses internet, tentu saja dibutuhkan biaya untuk mendapatkannya. Perkembangan komputer yang sangat pesat menyarankan konsumen untuk juga mengupdate peralatannya apabila tidak ingin ketinggalan teknologi.

d. Risiko bocornya privasi dan data pribadi

Segala hal mungkin terjadi saat konsumen mangakses internet untuk menjalankan ¬ e-commerce, termasuk risiko bocornya data pribadi karena ulah orang lain yang ingin membobol sistem.

e. Berkurangnya rasa kepercayaan karena konsumen berinteraksi hanya dengan komputer.

Bagi masyarakat
a. Berkurangnya interaksi antar manusia
Karena masyarakat lebih sering berinteraksi secara elektronik, dimungkinkan terjadi berkurangnya kemampuan sosial dan personal manusia untuk bersosialisasi dengan orang lain secara langsung.
b. Kesenjangan sosial
Terdapat bahaya potensial karena dapat terjadi kesenjangan sosial antara orang-orang yang memiliki kemampuan teknis dalam e-commerce dengan yang tidak, yang memiliki keahlian digaji lebih tinggi daripada yang tidak.
d. Sulitnya mengatur internet
Sejumlah kriminalitas telah terjadi di internet dan banyak yang tidak terdeteksi. Karena jumlah jaringan yang terus berkembang semakin luas dan jumlah pengguna yang semakin banyak, seringkali membuat pihak berwenang kesulitan dalam membuat peraturan untuk internet.

√.         Kritik

Dengan adanya Teknologi E-Commerce  seperti ini  diminta kepada masyarakat untuk lebih  memahami aturan atau cara pakai dari Teknologi E-Commerce tersebut, supaya dapat digunakan sesuai kebutuhannya.

√.         Saran

.Teknologi internet sebagai sarana e-commerce yang dikatakan cukup berhasil, dan ini bisa terus dikembangkan dan diinovasi agar nantinya menjadi pelengkap dalam dunia perekonomian dan perniagaan di Indonesia.

Serta kita bisa bersaing dengan perusahaan lain dalam lingkup yang besar bahkan bisa bersaing dengan perusahaan-perusahaan yang di luar negeri atau negara lain. Tidak hanya digunakan sebagai kepentingan bertransaksi jual beli saja, namun bisa juga sebagai sarana memperkenalkan produk  dalam negeri Indonesia dan budaya asli Indonesia di kancah internasional.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar